You Are Reading

1

[Asal Usul] Karpet Merah Pada Acara Penting

Febio Minggu, 31 Oktober 2010
Sudah cukup lama Kabayan tidak pernah menonton berita di TV. Biasanya ia sekedar membaca koran untuk mengetahui perkembangan dunia. Saat sedang menyimak sebuah berita, ia tertarik dengan sebuah karpet merah yang sengaja dibentangkan untuk dilalui oleh tamu yang datang. Lantas ia penasaran kenapa harus menggunakan karpet merah tersebut. Usaha Kabayan tidak sia-sia, ia berhasil menemukan asal usul karpet merah itu di sebuah website terbesar di Indonesia. Berikut asal usul karpet merah:



Karpet Merah atau Red Carpet  digunakan untuk menghormati dan menyambut para utam undangan yang datang ke sebuah acara. Namun tidak sembarangan acara melainkan acara yang bersifat formal dan didatangi oleh orang penting atau terkenal. Penggunaan karpet merah untuk pertama kalinya sekitar tahun 485 SM di sebuah cerita dari Yunani Kuno "Agamemnon", dimana ketika Agamemnon kembali dari Troy, ia disambut disambut oleh istri tercintanya, Clytemnestra dengan sebuah lintasan berwarna merah.

Berdasarkan peristiwa Agamemnon tersebutlah tradisi karpet merah atau sering disebut red carpet ini  muncul ke permukaan. Walau penggunaannya lebih identik dengan penyambutan orang penting seperti selebritis. Bukan tanpa alasan kenapa hanya orang penting saja yang berhak mendapatkan sambutan seperti ini. Selain untuk menghormati, karpet merah ini bisa dijadikan panggung datar untuk memfokuskan semua yang ada di sekitar untuk memperhatikan orang yang berjalan di atasnya.

Kemudian jika dilihat dari dunia selebritis, karpet merah dijadikan tempat wartawan dan penggemar untuk berkumpul menyaksikan artis tersebut datang dari kendaraannya. Sehingga karpet merah ini dijadikan ajang untuk sesi pemotretan atau wawancara artis bagi wartawan atau fotografer, ajang untuk meminta tanda tangan bagi penggemar/fans, serta dijadikan ajang untuk memperkenalkan pakaian fashion bagi desainer baju yang dipakai artis tersebut.

Memang penggunaanya sangat berbeda jauh dari asal usul-nya namun dapat kita simpulkan bahawa karpet merah identik dengan media untuk menghormati orang yang akan berjalan di atasnya.

Artikel Terkait



1 komentar:

Semut mengatakan...

Wah baru tau saya sob, tnx ya infonya...

Posting Komentar

 
Copyright 2010 InfoKabayan